Orkes Tanah Belakang
Teater AiR Jambi mengangkat persoalan kerusakan lingkungan melalui karya berjudul Orkes Tanah Belakang. Karya ini menggambarkan perubahan alam yang berlangsung di sekitar kehidupan manusia, mulai dari suara mesin yang terus berbunyi hingga hilangnya ruang hidup bagi makhluk lain.
Melalui narasi puitis, Teater AiR Jambi menggambarkan bagaimana aktivitas manusia mengubah bentang alam. Batu bertemu besi, besi bertemu tanah, burung-burung berpindah lebih tinggi, sementara air menjadi semakin keruh.
Dalam unggahannya, Teater AiR Jambi mengingatkan bahwa kerusakan alam tidak hanya bermula dari eksploitasi besar, tetapi juga dari lingkungan terdekat.
“Jangan-jangan orkestrasi kerusakan alam justru berawal dari belakang rumah,” tulis Teater AiR Jambi.
Pertunjukan Orkes Tanah Belakang disutradarai oleh Agung Syahputra, dengan delapan pemain, yakni Ridho Ramadhan, Diak Ulhak, Eka Sania, Naila Amelia, Rara Mufidah, Zhidan Hanif, Ica Putri, dan Rizka Aldini.
Karya ini dijadwalkan tampil dalam Festival Teater Sumatera IV di Taman Budaya Sriwijaya pada Selasa, 6 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB.
Penulis/Editor: Oky Akbar
